[UPDATE] Terkait COVID-19

ISAN, Sisi Timur Laut Thailand

Festival Roket (Bun Bang Fai), salah satu festival meriah di wilayah Isan, Thailand

Ketika kalian berencana untuk jalan-jalan ke Thailand, yang terpikirkan di benak kalian pasti kota-kota seperti Bangkok, Chiang Mai, atau Hat Yai. Juga pantai dan pulau seperti Pattaya, Phuket, Krabi, atau Koh Samui. Begitulah, aneka kota, pantai, dan pulau itulah yang menjadi daya tarik wisata Thailand, yang mengundang jutaan turis dari berbagai penjuru dunia untuk datang ke Thailand.

Tapi pernahkah kalian mendengar sebuah wilayah di Thailand yang bernama "Isan"??

Jika belum, mungkin kalian pernah mendengar nama kota-kota ini: Udon Thani, Nong Khai, Khon Kaen. Khususnya kalian yang sudah pernah atau berencana melakukan perjalanan darat dari Thailand ke Laos, yang memang akan melewati kota-kota ini. Bahkan perjalanan dari Bangkok menuju Laos dengan transit di 3 kota ini lebih murah dibandingkan pesawat atau bus langsung.

Ke-3 kota tersebut hanya sebagian kecil dari Isan, sebuah wilayah di sisi Timur Laut Thailand, yang walaupun tidak begitu populer di kalangan wisatawan internasional tetapi memiliki keunikan budaya yang berbeda dengan wilayah lain di Thailand.

Peta wilayah Isan

Negara Thailand, budaya Laos

Isan adalah wilayah Timur Laut Thailand yang berbatasan langsung dengan Laos dan Kamboja. Nama "Isan" diambil dari bahasa Sansekerta "Isanya" yang berarti "Timur Laut", yang ada hubungannya dengan "Isyana", nama lain dari Dewa Siwa yang menjadi pelindung arah Timur Laut. Ada juga yang mengatakan bahwa nama "Isan" diambil dari "Isanapura", bekas ibukota Kerajaan Chenla, sebuah kerajaan yang menjadi pendahulu Kerajaan Khmer di Kamboja.

Wilayah Isan punya hubungan yang sangat erat dengan Laos, karena dulunya Laos dan Isan berada dalam kerajaan yang sama, sehingga boleh dikatakan sebagian besar penduduk Laos dan Isan berasal dari etnis yang sama, yaitu suku Lao. Bahasa yang digunakan warga Isan adalah bahasa Lao, tetapi dengan pengaruh yang kuat dari bahasa Thai dan juga sebagai identitas tersendiri bagi warga Isan, bahasa ini lebih sering dijuluki sebagai "bahasa Isan".

Sebagian kecil penduduk Isan berasal dari suku Khmer yang juga bersaudara dengan suku Khmer di Kamboja. Mereka umumnya menetap di Buriram, Surin dan Sisaket, dan sampai saat ini masih berbahasa Khmer selain bahasa Lao Isan dan bahasa Thai.

Kini wilayah Isan meliputi 20 provinsi, dengan kota-kota besar di dalamnya seperti Udon Thani dan Nakhon Ratchasima (yang pernah jadi tuan rumah SEA Games 2007).

Pemandangan Sungai Mekong dari Nong Khai Skywalk, Nong Khai

Keindahan alam Sungai Mekong

Jika di wilayah lain di Thailand terdapat pantai seperti Pattaya, Phuket, atau Koh Samui, kalian tidak akan mendapatkan itu di Isan karena wilayah ini tidak berada di pinggir laut. Namun, kalian akan mendapatkan keindahan alam yang lainnya seperti persawahan, sungai dan hutan yang asri.

Salah satu magnet utama Isan adalah Sungai Mekong, yang menjadi pembatas antara Thailand dan Laos mulai dari Golden Triangle di Chiang Rai, lalu melewati Vientiane (ibukota Laos) dan Nong Khai hingga Taman Nasional Kaeng Tana sebelum berbelok ke kota Pakse, Laos. Sungai ini berawal dari daerah Tibet, China, melewati Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan berakhir di My Tho, Vietnam.

Pemandangan Sungai Mekong dari kota Nakhon Phanom

Sungai ini menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat Isan khususnya di sisi timur, dan walaupun juga menjadi pembatas antara Isan dan Laos tetapi tidak menjadi pemisah hubungan persaudaraan di antara mereka yang masih sesuku. Kini terdapat 3 jembatan menyeberangi Sungai Mekong yang menjadi penghubung Isan dan Laos, yaitu Jembatan Persahabatan yang Pertama (Nong Khai - Vientiane), Kedua (Mukdahan - Savannakhet) dan Ketiga (Nakhon Phanom - Thakek).

Nong Khai dan Nakhon Phanom adalah 2 kota yang disarankan bagi kalian yang mau menikmati keindahan Sungai Mekong. Di kota Nong Khai terdapat Nong Khai Skywalk di mana kalian bisa menikmati pemandangan Sungai Mekong dari ketinggian. Sementara itu di kota Nakhon Phanom terdapat kuil That Phanom dan di tepian Sungai Mekong di kota ini juga terdapat "river front", tepian sungai ditata dengan rapi sehingga kalian bisa berjalan santai, jogging, atau bersepeda sambil menikmati pemandangan Sungai Mekong.

Pertunjukan musik "Mor Lam" dengan alat musik "Khaen"

Keunikan budaya: musik "Mor Lam" dan kain tenun "Pha Sin"

Selain keindahan alam, Isan juga menawarkan keindahan budaya yang tidak kalian jumpai di wilayah Thailand lainnya. Contohnya adalah musik "Mor Lam", perpaduan musik tradisional dan modern yang akan membuat kalian menari-nari. Musik "Mor Lam" umumnya diiringi dengan alat musik seperti "khaen" yang bentuknya seperti pipa-pipa dari kayu yang menjulang tinggi, dan juga "phin" yang bentuknya seperti gitar kecil atau kecapi. Kini musik "Mor Lam" sangat populer sebagai salah satu jenis musik (genre) khas Thailand. Walaupun populer di kota-kota lain di Thailand, termasuk Bangkok, tetapi "Mor Lam" tetaplah khas Isan dan harus kalian nikmati di tempat asalnya.

Pakaian khas Isan dengan kain tenun "Pha Sin"

Keunikan Isan juga terdapat pada kain tenun yang disebut "Pha Sin" (di Laos sering disebut "Sin" saja). Kain tenun dengan bahan songket atau benang pintalan ini masih dibuat dengan cara tradisional, kurang lebih sama dengan tenun kain yang ada di negara kita seperti "ulos" atau "songket". Motif kain yang khas ini hanya terdapat di Isan, Thailand Utara, dan Laos.

Phi Ta Khon (Festival Hantu) di kota Loei

Gudangnya festival seni budaya

Wilayah Isan selalu ramai dengan aneka ragam festival budaya setiap tahunnya. Yang paling meriah di antara semuanya adalah Bun Bang Fai (Festival Roket) yang diadakan di berbagai tempat di Isan, bahkan juga di beberapa tempat lain di Thailand, tetapi yang paling meriah dan banyak mengundang turis adalah di Yasothon. Festival ini adalah sebuah perayaan untuk memohon kesuburan pertanian. Pada perayaan ini roket-roket tradisional akan diarak keliling kota dengan tarian tradisional. Kemudian roket sederhana ini akan diluncurkan ke langit. Roket-roket ini juga dilombakan antar daerah, mana yang meluncurnya paling sempurna maka dialah pemenangnya.

Selain itu terdapat festival-festival lainnya yang unik di Isan. Contohnya adalah Phi Ta Khon (Festival Hantu) di kota Loei, di mana warga meminta pertolongan kepada hantu penghuni Sungai Mun (salah satu cabang Sungai Mekong) dengan memakai kostum hantu dan melakukan berbagai macam atraksi. Selain itu juga ada Festival Naga di Nong Khai, yang dirayakan ketika bola-bola api yang dipercaya berasal dari naga muncul di Sungai Mekong. Ada juga perayaan Wan Ok Phansa, ketika umat Buddha khususnya di Nakhon Phanom mengakhiri periode Vassa (sejenis puasa dalam agama Buddha) dengan menyalakan lentera dan mengarak perahu yang berkilauan cahaya di Sungai Mekong.

Perahu yang bercahaya pada perayaan Wan Ok Phansa di Nakhon Phanom

CARA MENUJU ISAN

dengan PESAWAT
Terdapat beberapa bandara di Isan seperti Ubon Ratchathani, Udon Thani, Khon Kaen, Sakon Nakhon, Nakhon Phanom, Roi Et, Surin, dan Nakhon Ratchasima. Ada 20 provinsi di Isan tetapi tidak semuanya memiliki bandara, seperti Nong Khai yang bisa dijangkau via bandara Udon Thani, atau Yasothon via bandara Roi Et. Untuk saat ini bandara-bandara di Isan hanya melayani rute domestik, khususnya ke Bangkok dengan waktu tempuh sekitar 1-1,5 jam. Sebagian bandara memiliki rute ke Chiang Mai, Phuket dan Hat Yai. Dikabarkan bahwa Thai Vietjet Air akan mulai melayani rute dari Ho Chi Minh (Vietnam) menuju Udon Thani.

dengan KERETA API
Isan memiliki rel kereta api dengan 2 rute. Yang pertama dari Bangkok ke Nong Khai (yang berlanjut ke Thanaleng, Laos, menyeberangi Sungai Mekong) melewati Khon Kaen dan Udon Thani. Dan yang kedua dari Bangkok ke Ubon Ratchathani, melewati Buriram, Surin, dan Sisaket. Kalian bisa naik kereta api ini dari Stasiun Bangkok (Hua Lamphong) atau Bang Sue. Bagi kalian yang ingin bermalam di dalam kereta api, terdapat tempat tidur dalam kelas "sleeper" yang nyaman.
Kereta api juga melintasi Sungai Mekong menuju Laos tetapi hanya sampai Thanaleng, sebuah stasiun di dekat Vientiane yang cukup terpencil. Bagi kalian yang ingin menuju Laos disarankan untuk naik bus.

dengan BUS
Isan sangat mudah dijangkau dengan bus. Dari Bangkok, khususnya terminal bus Mo Chit terdapat bus dengan tujuan berbagai kota di Isan, setidaknya ke ibukota masing-masing provinsi seperti Nong Khai, Nakhon Phanom, Udon Thani, Yasothon dan lainnya. Bus ini sangat nyaman, sebagian di antaranya adalah bus tingkat (double-decker). Disarankan untuk hanya naik bus yang dioperasikan oleh pemerintah yaitu The Transport Co Ltd atau Bor Kor Sor. Terdapat juga bus dari Chiang Mai dan Chiang Rai.
Isan juga dapat dijangkau dengan mudah dari negara Laos, dengan rute bus internasional berikut:
- Nong Khai-Vientiane
- Udon Thani-Vientiane
- Udon Thani-Vang Vieng
- Khon Kaen-Vientiane
- Loei-Luang Prabang
- Mukdahan-Savannakhet
- Ubon Ratchathani-Pakse
Walaupun Isan juga berbatasan dengan Kamboja tetapi saat ini belum ada bus atau angkutan umum lainnya yang melayani rute antara Isan dan Kamboja, terutama karena saat ini Thailand dan Kamboja masih bersengketa soal Kuil Preah Vihear yang berada di perbatasan Thailand (Sisaket) dan Kamboja. Masing-masing negara mengklaim kepemilikan kuil yang juga salah satu Warisan Budaya Dunia UNESCO ini.

KURANG-PIKNIK.COM dapat membantu kalian mendapatkan tiket pesawat dari/ke wilayah Isan dan juga memesan hotel atau penginapan lainnya di kota-kota yang ada di Isan. Bukan hanya Isan atau Thailand saja, tapi kami juga dapat membantu kalian yang mau jalan-jalan ke berbagai tempat lainnya di seluruh dunia.

Ayo PIKNIK sekarang juga!!!

Comments